masukkan script iklan disini
PALEMBANG|CROSCEK.com - Pemerintah Kota Palembang menggelar Aksi Bersih Sungai Musi dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026 di tepi sungai kawasan Masjid Al-Ghazali, Jalan Benteng 9/10 Ulu, Sabtu (25/4/2026).
Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang diwakili Asisten III Akhmad Bastari juga hadir bersama berbagai elemen masyarakat.
Dalam berbagai hal tersebut, Bastari menegaskan bahwa Sungai Musi memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat Palembang, tidak hanya sebagai aliran air, tetapi juga sebagai sumber sejarah, budaya, dan penopang ekonomi.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi sungai saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait polusi dan sampah.
“Momentum Hari Bumi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan Aksi Bersih Sungai Musi ini, kita tidak hanya membersihkan sungai secara fisik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.
Bastari juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut, termasuk komunitas lingkungan, pelajar, hingga masyarakat umum.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan Palembang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Mari kita ubah kebiasaan, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar, terutama Sungai Musi yang menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bastari menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang untuk terus menghadirkan program-program pelestarian lingkungan. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan upaya tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.
“Kami berkomitmen menghadirkan program yang mendukung pelestarian lingkungan, namun keberhasilannya sangat bergantung pada peran aktif seluruh masyarakat,” tandasnya. (*)
Wali Kota Palembang Ratu Dewa yang diwakili Asisten III Akhmad Bastari juga hadir bersama berbagai elemen masyarakat.
Dalam berbagai hal tersebut, Bastari menegaskan bahwa Sungai Musi memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat Palembang, tidak hanya sebagai aliran air, tetapi juga sebagai sumber sejarah, budaya, dan penopang ekonomi.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi sungai saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait polusi dan sampah.
“Momentum Hari Bumi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan Aksi Bersih Sungai Musi ini, kita tidak hanya membersihkan sungai secara fisik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.
Bastari juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut, termasuk komunitas lingkungan, pelajar, hingga masyarakat umum.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan Palembang yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Mari kita ubah kebiasaan, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar, terutama Sungai Musi yang menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bastari menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palembang untuk terus menghadirkan program-program pelestarian lingkungan. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan upaya tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.
“Kami berkomitmen menghadirkan program yang mendukung pelestarian lingkungan, namun keberhasilannya sangat bergantung pada peran aktif seluruh masyarakat,” tandasnya. (*)
.jpeg)