![]() |
| Aziz Ari Saputra.SH Bersama Warga.Kamis (12/02/2026) |
OKI.CROSCEK.com - Keluhan infrastruktur dasar warga Desa Cahaya Mas langsung mendapat perhatian serius dari Aziz Ari Saputra, SH. anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, saat melaksanakan reses di Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kamis (12/02/2026)
Persoalan drainase yang memicu genangan serta akses jalan menuju pusat kecamatan menjadi pokok dialog bersama masyarakat.
Dalam Reses Masa Sidang V Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung sederhana namun penuh interaksi itu, warga menyampaikan kebutuhan mendesak terkait pembangunan saluran air dan peningkatan jalan penghubung sepanjang kurang lebih tiga kilometer menuju kantor camat.
Kondisi tersebut dinilai kerap menghambat mobilitas warga, aktivitas ekonomi, hingga pelayanan publik, terutama saat musim hujan.
Menanggapi hal itu, Aziz menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang penting untuk memastikan persoalan riil masyarakat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
“Drainase dan akses jalan adalah kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Aspirasi ini akan kami kawal dalam pembahasan program dan anggaran di tingkat provinsi,” ujarnya.
Aziz menjelaskan, usulan pembangunan drainase sepanjang sekitar 1.000 meter serta peningkatan jalan penghubung menuju kantor camat akan disesuaikan dengan mekanisme perencanaan dan kemampuan fiskal daerah. Meski demikian, aspirasi tersebut menjadi catatan prioritas untuk diperjuangkan.
Menurutnya, infrastruktur dasar memiliki peran strategis dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, memperkuat akses pendidikan dan kesehatan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Ketika akses jalan membaik dan saluran air tertata, mobilitas warga menjadi lebih lancar, hasil panen lebih mudah diangkut, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Kepala Desa Cahaya Mas, Rudi Hartono, mengapresiasi kehadiran serta respons cepat dalam menyerap aspirasi warga. Ia berharap pengawalan di tingkat provinsi dapat segera membawa dampak nyata bagi pembangunan desa.
“Kami berharap usulan ini dapat diperjuangkan sehingga masyarakat tidak lagi terkendala, khususnya saat musim hujan,” katanya.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen pengawalan aspirasi sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. (*)
