![]() |
| Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Rabu (04/02/2026) |
PALEMBANG.CROSCEK.com — Wacana pergantian kepemimpinan di tubuh Partai Gerindra Kota Palembang kembali mengemuka. Kali ini, sorotan tertuju pada Wali Kota Palembang Ratu Dewa, yang namanya ramai disebut sebagai kandidat Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerindra Palembang, jabatan yang hingga kini masih dipegang oleh Prima Salam.
Menanggapi isu tersebut, Ratu Dewa tak menampik bahwa dinamika politik internal partai tengah bergerak. Namun ia menegaskan, seluruh keputusan terkait struktur kepengurusan sepenuhnya berada di tangan partai dan tidak bisa diputuskan secara sepihak.
“Dalam politik, hal seperti ini biasa saja. Sampai sekarang pun masih sebatas wacana. Memang ada beberapa pihak yang menyebut nama saya, bahkan di lebih dari satu partai. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya ke depan,” kata Ratu Dewa usai menghadiri peresmian Sekretariat BPC HIPMI Kota Palembang, Rabu (4/2/2026).
Ia juga mengakui adanya komunikasi politik dan aspirasi yang disampaikan kepadanya. Meski begitu, Ratu Dewa menegaskan belum menentukan arah langkah politik selanjutnya.
“Ada yang menyampaikan harapan, itu benar. Tapi saya belum mengambil keputusan apa pun. Biarkan proses dan dinamika politik ini berjalan dengan sendirinya,” ujarnya.
Seiring dengan itu, kabar mengenai pergeseran peta kekuatan internal Gerindra Palembang terus menguat. Ratu Dewa dinilai sebagai figur yang memiliki modal politik dan elektoral yang signifikan, terlebih setelah memenangkan Pilkada 2024 dengan dukungan Partai Gerindra.
Apabila skenario tersebut terealisasi, Prima Salam disebut akan lebih difokuskan menjalankan peran strategis di tingkat provinsi sebagai Bendahara DPD Gerindra Sumatera Selatan. Penataan ini dipandang sebagai bagian dari strategi konsolidasi partai pasca-Pilkada, khususnya untuk memperkuat basis Gerindra di Palembang sebagai ibu kota provinsi.
Namun sampai saat ini, DPD Partai Gerindra Sumatera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait isu tersebut. Kendati demikian, geliat yang muncul di internal partai menandakan adanya persiapan serius menyongsong agenda politik ke depan. (*)
