• Jelajahi

    Copyright © croscek.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan headline

    DPRD Sumsel Desak Penabrak Jembatan Merah Mata Bertanggung Jawab, Minta Pengawasan Ponton Diperketat

    Rabu, 29 Juli 2026, 16:21 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), MF Ridho.


    PALEMBANG.CROSCEK.com
    – Ambruknya jembatan penghubung antara Dusun 3 dan Dusun 4 di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, yang diduga ditabrak ponton pengangkut pasir, mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), MF Ridho.


    Legislator Partai Demokrat itu mendesak pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut segera memperbaiki jembatan agar akses masyarakat dapat kembali normal. Menurutnya, masyarakat tidak boleh menjadi pihak yang dirugikan akibat kelalaian pihak lain.


    "Kami berharap pihak yang menabrak jembatan dapat bertanggung jawab dengan memperbaiki jembatan seperti semula, sebagaimana pada kejadian-kejadian sebelumnya yang melibatkan ponton," kata Ridho, Rabu (29/7/2026).


    Ridho menegaskan, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat di Dusun 3 dan Dusun 4. Kerusakan jembatan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak terhadap distribusi kebutuhan sehari-hari serta aktivitas perekonomian masyarakat.


    Berdasarkan informasi yang diterima, jembatan di Desa Merah Mata ambruk setelah ditabrak ponton pengangkut pasir pada Rabu (22/7/2026). Akibatnya, akses penghubung antar dusun terputus total.


    Lebih memprihatinkan lagi, kejadian tersebut disebut bukan yang pertama kali terjadi. Warga mengungkapkan jembatan itu telah tiga kali mengalami kerusakan akibat ditabrak ponton yang melintas di kawasan perairan tersebut.


    Karena itu, Ridho meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait tidak hanya fokus pada perbaikan jembatan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lalu lintas angkutan sungai, khususnya kapal ponton pengangkut material.


    Menurutnya, pengawasan terhadap operasional kapal ponton harus diperketat agar seluruh aktivitas pelayaran berjalan sesuai ketentuan dan tidak membahayakan keselamatan masyarakat maupun merusak fasilitas umum.


    "Selain itu, pengawasan terhadap operasional ponton perlu diperketat guna menjamin keselamatan masyarakat serta melindungi infrastruktur publik," tegasnya.


    Sebagai wakil rakyat di DPRD Sumsel, Ridho berharap pemerintah daerah, instansi teknis, dan pihak perusahaan yang bertanggung jawab segera mengambil langkah konkret. Selain mempercepat pembangunan kembali jembatan, diperlukan pula pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas angkutan sungai agar kejadian serupa tidak terus berulang dan masyarakat tidak kembali menjadi korban.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini