• Jelajahi

    Copyright © croscek.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    iklan headline

    Tiga Sumur Infill Baru PHR Zona 4 Tambah Produksi Migas Nasional

    Rabu, 05 Agustus 2026, 21:00 WIB
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    PHR Zona 4 berhasil mengembangkan tiga sumur infill di wilayah kerja PEP Limau Field dan PEP Adera Field sepanjang Juli 2026 dengan potensi tambahan produksi minyak lebih dari 1.400 BOPD dan gas lebih dari 4 MMSCFD.


    PRABUMULIH, CROSCEK.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 mencatat keberhasilan mengembangkan tiga sumur infill baru di wilayah kerja Pertamina EP Limau Field dan Pertamina EP Adera Field, Sumatera Selatan. Rabu (05/08/2026)


    Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kedaulatan energi nasional. Tiga sumur baru itu diperkirakan mampu menambah produksi minyak lebih dari 1.400 barel per hari (BOPD) dan gas lebih dari 4 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).


    Adapun tiga sumur infill yang berhasil dikembangkan yakni KRG-042, DWA-071, dan BNG-081. Sumur infill merupakan sumur sisipan yang dibor di antara sumur-sumur eksisting dalam satu lapangan migas guna mengoptimalkan cadangan yang masih tersisa. Metode ini dipilih karena memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi dengan risiko geologi yang relatif rendah.


    Senior Manager Subsurface Development & Planning PHR Zona 4, Reza Nur Ardianto, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil inovasi serta pemanfaatan teknologi dalam mengoptimalkan potensi lapangan migas yang telah lama berproduksi (mature field).


    "Keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di Zona 4 merupakan buah dari inovasi pendekatan dan penerapan teknologi andal dalam upaya untuk terus mengoptimalkan potensi migas di lapangan mature," ujar Reza.


    Sumur pertama, KRG-042, berada di Struktur Karangan Timur, Kota Prabumulih, wilayah kerja Pertamina EP Limau Field. Pengeboran dilakukan selama 25 hari dengan dukungan teknologi Electric Submersible Pump (ESP) atau pompa bawah permukaan bertenaga listrik yang berfungsi meningkatkan kemampuan produksi sumur.


    Pada uji alir awal yang dilakukan 16 Juli 2026, sumur tersebut menunjukkan potensi produksi mencapai 777 BOPD.


    Sementara itu, DWA-071 berada di Struktur Dewa, Kabupaten PALI, wilayah kerja Pertamina EP Adera Field. Sumur ini menjadi pengeboran pengembangan pertama di struktur tersebut setelah lebih dari enam tahun sejak pengeboran DWA-070 pada 2019.


    Keberhasilan DWA-071 didukung data Survei Seismik 3D IDAMAN yang dilaksanakan pada Maret 2024 hingga Mei 2025. Setelah dibor selama 47 hari, uji alir awal pada 15 Juli 2026 mencatat potensi produksi 375,84 BOPD minyak dan 0,196 MMSCFD gas.


    Sumur ketiga, BNG-081, juga berada di wilayah kerja Pertamina EP Adera Field, tepatnya di Struktur Benuang, Kabupaten PALI. Sumur ini dibor selama 30 hari dan pada uji alir awal 20 Juli 2026 menghasilkan potensi produksi 264,4 BOPD minyak serta 3,064 MMSCFD gas.


    Pengembangan BNG-081 didukung hasil Survei Seismik 3D Karbela yang menjadi dasar identifikasi potensi cadangan migas di kawasan Benuang dan sekitarnya.


    Pjs General Manager PHR Zona 4, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, mengatakan hingga akhir Juli 2026 pihaknya telah menyelesaikan pengeboran 40 sumur pengembangan.


    "PHR Zona 4 akan terus melakukan upaya peningkatan produksi dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan energi. Kami terus berupaya mencari dan mengembangkan potensi migas melalui pengeboran sumur infill di wilayah kerja kami," kata Luthfi.


    Hingga akhir 2026, PHR Zona 4 menargetkan penyelesaian 83 sumur pengembangan guna mencapai target produksi sebesar 30.305 BOPD minyak dan 485,07 MMSCFD gas.


    Luthfi berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan aman dan lancar sehingga target produksi yang telah ditetapkan dapat tercapai demi memperkuat ketahanan energi nasional.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini