![]() |
| Pelantikan DPD PGK Kabupaten Ogan Ilir berlangsung di Gema Sriwijaya, Sabtu (10/1/2026), |
OGAN ILIR.CROSCEK.com – Hanya dalam rentang waktu sekitar empat bulan sejak dikukuhkan, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Gerakan Kebangsaan (DPW PGK) Sumatera Selatan Firdaus Hasbullah menunjukkan percepatan konsolidasi organisasi. Hingga awal Januari 2026, lima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PGK tingkat kabupaten telah resmi dilantik.
DPW PGK Sumsel sendiri dikukuhkan pada 25 Agustus 2025. Dalam kurun waktu yang relatif singkat itu, DPW PGK Sumsel di bawah kepemimpinan Firdaus Hasbullah telah melantik DPD PGK Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Lahat, dan terakhir Kabupaten Ogan Ilir.
Langkah ini menandai fokus percepatan pembentukan struktur organisasi hingga ke daerah.
Pelantikan DPD PGK Kabupaten Ogan Ilir berlangsung di Gema Sriwijaya, Sabtu (10/1/2026), dan dipimpin langsung oleh Firdaus Hasbullah. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, SH, MH, unsur Forkopimda, Staf Ahli Bidang Hukum, Kabag Tata Pemerintahan, serta Dewan Pembina DPD PGK Ogan Ilir H. Muhsin Abdullah, ST, MM, MT.
Dalam sambutannya, Firdaus menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukanlah tujuan akhir organisasi. Menurut dia, struktur yang terbentuk harus segera diikuti dengan kerja nyata di tengah masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah titik awal pengabdian. Pengurus DPD harus mampu menghadirkan nilai kebangsaan dalam kerja yang konkret dan dirasakan masyarakat,” ujar Firdaus.
Ia menyoroti posisi strategis Kabupaten Ogan Ilir, khususnya di sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang lumbung pangan Sumatera Selatan. Karena itu, PGK diharapkan mampu berperan dalam mendorong pertanian berdaulat, peningkatan kapasitas petani, serta penciptaan nilai tambah berbasis kearifan lokal.
Berdasarkan pantauan, percepatan pelantikan lima DPD dalam waktu yang singkat hanya empat bulan menunjukkan pola kepemimpinan yang menekankan kecepatan membangun struktur sebagai fondasi kerja organisasi. Langkah ini juga mengindikasikan bahwa DPW PGK Sumsel tidak menunda konsolidasi, melainkan menjadikannya agenda prioritas sejak awal kepengurusan.
Firdaus Hasbullah sendiri tampil sebagai sosok sentral dalam proses tersebut. Selain memimpin langsung pelantikan di berbagai daerah, ia menempatkan konsolidasi organisasi sebagai prasyarat agar PGK dapat bergerak efektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat lokal.
Firdaus mengingatkan agar seluruh DPD yang telah dilantik tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan.
Menurutnya organisasi ini harus aktif hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas lokal.
“Struktur penting, tetapi yang lebih penting adalah memastikan organisasi ini bekerja. DPW PGK Sumatera Selatan akan mendukung penuh langkah-langkah strategis DPD selama berpihak pada kepentingan masyarakat dan penguatan nilai kebangsaan,” ujar Firdaus. (*)
