![]() |
| Ketua BPD HIPMI Sumsel, M Puri Andamas (memakai batik sebelah kanan). |
PALEMBANG.CROSCEK.com — Optimisme terpancar dari Ketua BPD HIPMI Sumatera Selatan, M Puri Andamas, saat menghadiri launching proyek Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat di Griya Agung Palembang, Kamis (9/04/2026).
Bagi Puri, proyek yang telah ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan momentum penting untuk mendorong akselerasi ekonomi Sumatera Selatan.
“Ini sangat luar biasa. Insya Allah akan menjadi gerbang pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, bahkan bisa melesat lebih cepat,” ujarnya.
Sebagai pemimpin organisasi pengusaha muda, Puri menilai kesiapan proyek ini sudah berada pada jalur yang tepat. Ia menegaskan pentingnya menjaga optimisme dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, HIPMI tidak akan tinggal diam. Di bawah kepemimpinannya, organisasi tersebut siap mengambil peran melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami akan kolaborasikan dengan berbagai stakeholder. Saya melihat ada keberpihakan untuk mengajak para pengusaha dan organisasi bersama-sama terlibat,” katanya.
Puri juga menegaskan komitmen HIPMI untuk mendukung penuh proyek tersebut. Meski belum merinci langkah teknis, ia memastikan keterlibatan HIPMI akan diarahkan untuk mempercepat realisasi dan dampak ekonomi yang dihasilkan.
Tak hanya bicara peluang, Puri juga menyampaikan target yang jelas. Ia berharap proyek ini dapat segera memasuki tahap groundbreaking pada akhir tahun ini, dan menunjukkan progres nyata dalam dua hingga tiga tahun ke depan hingga dapat beroperasi.
Dalam pandangannya, Pelabuhan Tanjung Carat akan menjadi pintu strategis bagi distribusi komoditas unggulan Sumatera Selatan, mulai dari batu bara, kopi, hingga sektor pertanian dan perkebunan.
Lebih jauh, Puri menyoroti dampak efisiensi yang akan dihasilkan, khususnya dalam menekan biaya logistik. Hal ini dinilai akan memperkuat daya saing daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
“Biaya logistik pasti lebih murah. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi meningkat dan lapangan kerja akan tercipta secara signifikan,” tegasnya.
Dengan nada optimistis, Puri menempatkan proyek Tanjung Carat sebagai salah satu titik balik penting bagi masa depan ekonomi Sumatera Selatan.
